TANGERANG, Gmanews.id — Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah pembangunan daerah.
Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., mengatakan Musrenbang kecamatan merupakan tahapan penting dalam menjaring dan memverifikasi usulan pembangunan yang sebelumnya dihimpun dari Musrenbang tingkat kelurahan dan desa.
Menurut Dadang Sudrajat, sebelum Musrenbang kecamatan dilaksanakan, pihaknya telah menggelar pra-Musrenbang guna memastikan setiap usulan yang dibahas telah memenuhi aspek perencanaan serta kesiapan pelaksanaan.
“Alhamdulillah, hari ini Musrenbang RKPD 2027 dapat kita laksanakan dengan baik. Usulan yang masuk telah melalui proses pembahasan awal sehingga lebih terarah dan realistis,” ujar Camat Kelapa Dua.
Dalam forum tersebut, tercatat sebanyak 50 program prioritas yang diusulkan, meliputi sektor pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengembangan ekonomi. Seluruh program diarahkan agar sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 yang berorientasi pada keberlanjutan.
Penguatan ekonomi menjadi salah satu fokus utama, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penciptaan peluang usaha baru. Pemerintah kecamatan juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dari sisi anggaran, estimasi kebutuhan pembiayaan untuk keseluruhan usulan program tersebut diperkirakan mencapai Rp35 hingga Rp40 miliar. Namun, angka tersebut masih akan melalui proses penyesuaian sesuai kemampuan keuangan daerah.
Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua juga berencana mendorong sejumlah program strategis ke tingkat pemerintah provinsi, khususnya program yang memiliki skala besar dan membutuhkan dukungan anggaran lanjutan.
Lebih lanjut, Dadang Sudrajat menyampaikan bahwa capaian Musrenbang pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan hasil positif. Sebagian besar program Musrenbang tahun 2025 telah terealisasi, sementara program yang belum terlaksana telah diakomodasi dalam perencanaan tahun 2026.
“Harapan kami, apabila masih terdapat usulan yang belum teranggarkan, dapat diwujudkan pada RKPD 2027. Seluruh hasil Musrenbang ini akan terus kami kawal agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.











